Sabtu, 25 Agustus 2018

Beritaku

Sosialisasi Pengukuran Indeks profesionalitas (PIP) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga.







Salatiga - Urusan Kepegawaian Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga Senin (13/08/2018)  mengadakan Sosialisasi Pengukuran Indeks Profesionalitas (PIP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aula

Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga.



Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga Drs. H. Fahrudin, M.Ag memberikan arahan dalam pembukaan kegiatan tersebut bahwa pengukuran PIP ini harus segera terisi maksimal hari Rabu 15 Agustus 2018 sehingga harus segera disosialisasikan dan dilaksanakan oleh seluruh ASN di Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga.



Kegiatan yang dibuka oleh Plt. Kepala Sub Bag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga  Hj. Retno Woro Widati, MH tersebut dihadiri oleh para kasi, kepala KUA se- kota Salatiga, TU Madrasah dan operator dari masing- masing seksi di Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga.



Hj. Mustadhkiroh, S.Ag, MH selaku Nara sumber dalam kegiatan Sosialisasi tersebut menyampaikan materi yang telah diperoleh dari  kegiatan  orientasi administrasi dan kinerja kepegawaian (konsinyir kenaikan pangkat (KP) periode oktober  2018) dan pemberian materi pengisian PIP (Pengukuran Indeks Profesionalitas)  Aparatur Sipil Negara (ASN) di Hotel Grand Wahid Salatiga Rabu 07 Agustus 2018 sampai dengan  tanggal 10 Agustus 2018. (Dwisur/Mnc)

Kamis, 23 Agustus 2018

Rasa Haru dan Khidmad Melepas Calon Jemaah Haji Kloter Terakhir Kota Salatiga TH. 1439 H / 2018 M Salatiga - Seksi Haji dan Umroh  Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga telah melaksanakan kegiatan pelepasan calon Jemaah Haji Kota Salatiga selasa (14/08/2018) ke  di halaman apel kantor Kementerian Agama kota Salatiga pukul 10.30 wib. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga Drs. H. Fahrudin, M.Ag menyampaikan sambutan sekaligus doa pelepasan calon jemaah haji dengan penuh rasa haru dan khidmad. Dalam sambutannya beliau mendoakan semoga dalam pelaksanaan ibadah haji dapat dilaksanakan dengan lancar, diberi kesehatan dan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh. Menurut kepala Seksi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga Hj. Retno Woro Widati, MH, bapak muh tulchah dan ibu wasiah adalah jamaah haji    kota Salatiga TH. 1439 H / 2018 M yang diberangkatkan kloter terakhir yaitu kloter 95 dari Embarkasi Solo. Acara pelepasan diakhiri dengan kumandang adzan oleh ASN dari seksi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga Qomarudin Syafaat, SHI. (Ulfah/Mnc/Dwisur)

Kamis, 26 April 2018

Beritaku.... di website

Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-IX Majelis Ulama Islam (MUI) Salatiga di Hotel Grand Wahid Salatiga.

MUI Kota Salatiga mengadakan Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-IX Majelis Ulama Islam (MUI) Sabtu (21/04) di Hotel Grand Wahid Salatiga

Halaqoh bersama  yang dihadiri Ketua MUI Pusat bp. KH. Dr. Amin Makruf, Ketua MUI Jateng DR. KH. Ahmad Darodji, Ketua MUI Kota Salatiga DR. KH. Saefudin Zuhri, Walikota Yulianto dan Wakil Walikota  H. Muhamad Haris dan para Forkompinda Salatiga

Tak lupa Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga H. Fahrudin turut hadir dalam kegiatan Musyawarah Daerah (MUSDA) Majelis Ulama Islam (MUI) Salatiga yang ke-IX tersebut. (Dwisur/Miftah/Mnc).


Ngaji Kebangsaan Mengasah Jati Diri Indonesia



Kepala Kantor Kementerian Agama kota Salatiga H. Fahrudin turut hadir dalam Ngaji Kebangsaan bersama Menteri Agama di IAIN Walisongo Semarang Jumat (20/04)

Kegiatan Ngaji Kebangsaan  bersama yang dimaksudkan untuk Mengasah Jati Diri Indonesia, dilaksanakan Bersama dengan Menteri Agama RI. H. Lukman Hakim.

Adapun Susunan Acara dalam kegiatan ngaji bersama tersebut adalah:
1.Menyanyikan Lagu Indonesia
2.Ayat2 Suci Al Quran
3.Doa
4.Laporan panitia(Rektor)
5.Ngaji Bareng Menag
6.Lain Lain
7.Penutup

Dalam sambutannya, Menteri Agama RI menyampaikan bahwa :
1.NKRI dg penduduk yg besar menempatkn agama di tempat yg mulia. Yg tdk melepaskan agama dlm kehidupan sosial.
2.Indonesia bukan negara agama dan bukan negara sekuler. Indonesia senantiasa meletakan agama pd posisi di tengah tdk kekanan dan tdk kekiri (Moderasi Agama).
3.Kearifan lokal yg ada di Indonesia selalu merujuk  kpd agama. Utk itu kearifan lokal harus selalu seiring dengan agama.
4.NKRI dipandang orang luar negeri di sebut sbg negara relegius yg ditandai pada  setiap acara resmi senantiasa menyertakan Doa di dalamnya.
5.NKRI memiliki  ormas-ormas keagamaan yg banyak dan  Hari Besar Agama di akui oleh Negara scr resmi. Ini juga mebuktikan bahwa Negara Indonesia adalah negara yg relegius.
6.Pejabat yg ada di Indonesia selalu mengambil sumpah jabatan dg menyebut nama Tuhan, apapun itu agamanya.
7.Indonesia memiliki pengadilan negeri pengadilan militer pengadilan Agama.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Kepala Kementerian Agama di Jawa Tengah, para dosen, perwakilan organisasi mahasiswa, perwakilan ormas dan pejabat terkait tersebut, diakhiri dengan ngaji bareng Menteri Agama RI dan doa bersama untuk NKRI Tercinta. (Dwisur/Mnc)

Kata Indah (MOTIVASI DIRI)

# efek GalFok antara Ghosting dan Kudeta .. 😃 Aku melihat derita kesedihan di bola matamu. Hujan yang tak kunjung reda. Mawar yang layu me...